Aturan Dasar dan informasi dalam Badminton

Bulutangkis memiliki sejarah yang kaya dan tetap menjadi permainan populer yang dapat dimainkan dengan teman-teman atau secara kompetitif. WBF mengatur aturan dan kebijakan untuk permainan. Organisasi-organisasi lain, seperti Persatuan Bulutangkis Amerika Serikat , juga memiliki peran kunci dalam mempromosikan dan memperluas permainan. Ada banyak aturan dan peraturan yang mengatur bulutangkis untuk memastikan bahwa permainan ini dimainkan dengan benar.

Sejarah

Asal-usul bulutangkis adalah pada masa Mesir kuno dan Yunani, di mana permainan yang mirip dengan bulu tangkis dimainkan dengan menggunakan "shuttlecock." Permainan akhirnya menyebar ke India pada abad ke-18, di mana ia dikenal sebagai "Poona." Perwira Inggris yang ditempatkan di India selama 1860-an membawa permainan itu kembali ke Inggris, dimana permainan tersebut ditampilkan selama pesta Duke of Beaufort di tanah miliknya, yang dikenal sebagai "Badminton" Nama tanah tersebut terjebak dengan olahraga dan permainan yang sejak itu dikenal sebagai bulu tangkis (badminton).

Dasar

Bulutangkis dimainkan di lapangan yang relatif kecil bila dibandingkan dengan tenis. Lapangan yang digunakan biasanya memiliki lebar 17 sampai 20 kaki dan 44 meter. Tinggi net sekitar 5 meter di tengah lapangan. Bulutangkis dimainkan dengan raket dan kok. Raket bulutangkis terdiri dari kepala, tenggorokan, poros, daerah senar, dan pegangan. Raket individu akan berfluktuasi pada beratnya, namun harus tetap di bawah 100 g. Sedangkan kok atau shuttlecock memiliki berat antara 4 1/2 dan 5 1/2 g.

Servis

Bulutangkis memiliki beberapa aturan yang unik dibandingkan dengan game yang menggunakan net lainnya. Pemain harus menjaga kaki mereka di tanah setiap saat ketika servis tidak seperti tenis, di mana pemain dapat melompat. Seperti tenis, pemain bulu tangkis diminta untuk berdiri di sudut diagonal satu sama lain selama servis.

Lapangan memiliki dua bagian, masing-masing setengah dibagi lagi menjadi "lapangan servis." Jika pemain yang servis memiliki jumlah poin lebih, mereka melakukan servis dari lapangan servis yang kanan, dan jika pemain memiliki angka ganjil, maka harus melakukan servis dari sebelah kiri lapangan.

Scoring

Sebuah pertandingan bulutangkis terdiri dari tiga pertandingan. Pemain pertama yang mendapat 21 poin memenangkan permainan. Pemain memukul shuttlecock bolak-balik sampai satu pemain melakukan tembakan meleset atau melakukan suatu "fault." Sebuah "fault" bisa saja dari pemain memukul net dengan raket untuk memukul shuttlecock dua kali. "Lets" juga berlangsung selama permainan. Salah satu contoh dari "Lets" adalah ketika adanya pengaruh luar mempengaruhi permainan, seperti rusaknya shuttle atau net menyebabkan kok menempel.


Tags:
Kami di Facebook :
Bagikan ke teman :

Produk yang mirip
Thunder Tumbang Dikandang Spurs

Mitraolahraga – Oklahoma City Thunder menjadi korban ketangguhan San Antonio Spurs yang menya...

UCL: Dortmund Singkirkan Malaga

Mitraolahraga – Borussia Dortmund secara dramatis sukses menyingkirkan wakil Spanyol Malaga d...

Nadal Sukses Singkirkan Federer

Mitraolahraga – Rafael Nadal sukses menyingkirkan Roger Federer 6-4 6-2 di babak perempatfina...

Ketat, Lakers dan Utah Jazz Berebut Tiket Playoff

Mitraolahraga – Los Angeles Lakers dan Utah Jazz bersaing ketat untuk mengamankan tiket terak...

Southampton Jegal Liverpool

Mitraolahraga – Ambisi Liverpool untuk mencapai zona Liga Champions terhalang usai kekalahan ...

Indian Wells: Djokovic Terhenti di 22

Mitraolahraga – Novak Djokovic akhirnya harus tersingkir dari Indian Wells usai ditaklukan ole...