Sejarah Bola Tenis

Tenis adalah olahraga kaya akan sejarah dan tradisi. Asal-usul olahraga ini berasal dari olahraga Arab kuno. Olahraga ini menjadi populer di Perancis pada abad ke-11 akhir yang dimainkan biksu dan bangsawan. "Sport of Kings" adalah julukan permainan ini yang diberikan oleh kalangan kerajaan Inggris, Raja Henry VII dan Henry VIII. Bola tenis itu sendiri memiliki sejarah tersendiri.

Bola Tenis Pertama

Bola tenis pertama terbuat dari kulit yang dibungkus wol atau bulu yang dipasang pada bola dengan tali. Karena permainan ini berkembang diawal abad ke-11 tidak ada rekam pasti siapa orang yang menemukannya. Karena popularitas olahraga tersebut dan dimainkan oleh kaum bangsawan, pembuatan bola tenis oleh pengrajin Skotlandia hingga olahraga ini mengglobal di abad ke-19.

Charles Goodyear, terkenal karena dia menggunakan ban karet dan produk industri lainnya, ia menciptakan bola karet tenis pertama yang dijahit di sepanjang bagian luarnya. Ini dikembangkan sebagai proses vulkanisasi karet yang populer pada 1870-an. Bola itu dirancang untuk tenis rumput atau tenis pada permukaan rumput di luar yang mirip dengan Wimbledon yang umum pada saat itu di Inggris. Walter C. Wingfield membuat standar aturan untuk tenis rumput, dan Alexander Cartwright yang mempopulerkannya.

Bola Tenis Modern

Seperti yang telah kita ketahui bahwa bola tenis aslinya berkonstruksi seluruhnya dari karet, lalu ditemukan sebuah penemuan bahwa kemampuan bola tenis dapat ditingkatkan dengan membuat bagian dalam bols berongga. Bola modern menggunakan bahan karet dengan bahan komposisi kimia yang kompleks dan diproduksi di Asia Tenggara.

Bola Tenis Tanpa Tekanan

Bola tenis tanpa tekanan dirancang untuk lebih tahan lama tanpa kehilangan kemampuan pantulnya. Namun bola ini tidak memantul setinggi bola biasa, tapi bola ini lebih tahan lama dari bola modern yang bertekanan. Bola jenis baru ini dipopulerkan oleh perusahaan seperti Trenton dan Penn.

Pewarnaan

Bola tenis awalnya berwarna putih dan kadang-kadang berwarna hitam. Warnanya ditentukan oleh warna lapangan sehingga pemain dengan mudah dapat melihat bola. Pada tahun 1972, Federasi Tenis Internasional mengubah warna standar bola menjadi kuning bukan karena pemain agar lebih mudah mengetahui bola, tapi karena agar penonton televisi akan lebih mudah mengetahui bola.

Saat ini

Bola tenis mengikuti pedoman yang ketat dalam penciptaan dan rotasi permainan untuk memberikan pemain dengan performa yang optimal. Sementara standar tenis telah ditetapkan dan diterima, "tenis yang sebenarnya," yang dimainkan oleh kaum bangsawan di Inggris dan Perancis di sebuah ruangan, masih menggunakan bola yang dijahit tangna yang membuat olahraga ini seperti kondisi pada jaman masa lampau.


Tags:
Kami di Facebook :
Bagikan ke teman :

Produk yang mirip
Wozniacki Tersingkir di Perempatfinal

Mitraolahraga – Caroline Wozniacki ynag sebelumnnya menang WO pada babak ketiga secara mengeju...

Mengenal Papan Skor Baseball

Selama pertandingan bisbol, selain home plate, papan skor adalah bagian yang paling banyak ditonton ...

The Big Four Menyisahkan Nadal

Mitraolahraga – Dua petenis “BigFour” yang menempati empat posisi tertinggi dunia...

UCL: Bayern Lolos Semifinal

Mitraolahraga – Bayern Munich sukses menundukkan sang nyonya tua Juventus. Mereka kembali men...

Kings Gagal Hadang Nuggets

Mitraolahraga – Denver Nuggets menunjukkan tren positif dengan meraih kemenangan beruntun 15 ...

Perbedaan Deker dan Kaus Kaki Pelindung Pergelangan

Pelindung tulang kering adalah bantalan pelindung yang dirancang untuk menjaga kaki bagian bawah per...